Bupati Gresik Bersama Forkopimda Monitoring Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres Fisik Capai 58,382 Persen
Gresik, 20 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memacu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1 yang berlokasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan monitoring pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat yang dipimpin langsung oleh Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda, Rabu (20/5).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik meninjau langsung progres pembangunan sejumlah fasilitas utama. Kawasan tersebut nantinya akan menjadi pusat pendidikan terpadu bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“kami sedang berkunjung di sekolah rakyat yang dibangunkan oleh bapak presiden yang mana kami Pemerintah Kabupaten Gresik dan juga mewakili masyarakat Gresik mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak presiden dalam mewujudkan sekolah rakyat yang ada di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu,” ujar Bupati Gresik.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pembangunan yang dinilai berjalan positif. Ia optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.
“kami sangat berbahagia melihat progress yang sangat positif ini, insyaallah nanti selesai di bulan Juni dan bulan Juli akan ada masuk siswa mulai SD, SMP hingga SMA. Kemudian sekolah rakyat yang dirintis awal di Sidayu juga akan digabungkan di sini. Masih diproses,” lanjutnya.
Bupati juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
“kami mengapresiasi karena ini program Pak Presiden yang ingin memuliakan masyarakat atau keluarga kurang mampu di pendidikan yang bertaraf internasional,” tegasnya.
Hingga saat ini, progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat telah mencapai 58,382 persen dan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kawasan pendidikan ini dibangun di atas lahan seluas 62.577 meter persegi dengan konsep pendidikan terpadu.
Berbagai fasilitas penunjang juga tengah dibangun, meliputi gedung serbaguna, ruang kelas SD hingga SMA, masjid dan gedung ibadah, serta asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan.
Selain itu, tersedia pula rusun guru, kantin, dapur, guest house, lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, green house, rumah pompa, instalasi pengolahan limbah, area parkir, rumah genset, TPS, hingga pos jaga.
Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Program ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dan modern.
Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dibangun di lima lokasi di Jawa Timur, yakni Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, serta Kota Surabaya.
Kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat dimulai pada tahun ajaran 2026–2027.

0 Comments