Bupati Gresik Serahkan Penghargaan Pemenang Sayembara Logo Pada Puncak HUT Kota dan Hari Jadi Kabupaten Gresik

Gresik, 9 Maret 2026 - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyerahkan penghargaan kepada Muhammad Arif sebagai pemenang sayembara desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Kota Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kabupaten Gresik.

Penyerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan kegiatan doa bersama di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Senin (9/3).

Kegiatan doa bersama tersebut menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Gresik yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan sejarah serta perkembangan pembangunan daerah.

Selain pemenang utama, Bupati Gresik juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lainnya, yakni juara kedua, juara ketiga, dan juara favorit.

Para pemenang menerima uang pembinaan serta piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

Adapun rincian hadiah yang diberikan yakni juara pertama memperoleh uang tunai sebesar Rp4 juta, juara kedua Rp2,5 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, serta juara favorit sebesar Rp1 juta.

Ketua Bidang Statistik dan Informasi Publik (SIP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik, Zurron Arifin, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam sayembara desain logo tersebut. 

Menurutnya, karya kreatif masyarakat menjadi bagian penting dalam memeriahkan peringatan hari jadi daerah sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Gresik.

“Sayembara ini dibuat dalam rangka mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memeriahkan hari jadi Gresik. Logo hasil sayembara diharapkan dapat menjadi kebanggaan sehingga seluruh masyarakat merasa ikut memiliki Gresik,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat melalui karya kreatif juga menjadi salah satu cara untuk memperkuat identitas daerah serta menumbuhkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ke depan kami berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan sehingga peringatan hari jadi daerah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, pemenang sayembara desain logo, Muhammad Arif, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini menjadi pengalaman berharga setelah beberapa kali mengikuti kompetisi serupa.

“Saya sangat bahagia karena ini pertama kalinya bisa meraih juara. Sudah sekitar dua tahun terakhir saya sering mengikuti lomba desain, dan Alhamdulillah kali ini bisa meraih juara pertama. Semoga ini menjadi penyemangat untuk mengikuti lomba-lomba berikutnya,” ungkapnya.

Ia juga berharap karya logo yang dibuatnya dapat memberikan makna dan semangat bagi masyarakat Gresik. Menurutnya, konsep yang diangkat dalam desain tersebut terinspirasi dari Rusa Bawean sebagai satwa endemik Kabupaten Gresik yang menggambarkan semangat untuk terus melangkah maju.

“Semoga Kota Gresik semakin semangat menatap masa depan, seperti rusa Bawean yang saya visualisasikan dalam logo, yang tetap menatap maju meski berada dalam ancaman kepunahan,” tambahnya.

Logo hasil sayembara tersebut telah digunakan sebagai identitas visual resmi dalam berbagai publikasi dan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-52 Kota Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kabupaten Gresik tahun ini.

Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap kreativitas masyarakat dalam memeriahkan peringatan hari jadi daerah. (Rad)