Gresik Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah, Kirab Adipura Semarakkan HUT ke-52 dan Hari Jadi ke-539
Gresik, 27 Februari 2026 – Kirab Adipura mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539, Jumat (27/2). Kirab digelar untuk menyambut kepulangan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, usai menerima penghargaan kinerja pengelolaan sampah kategori Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.
Rombongan kirab bergerak dari Gelora Joko Samudro menuju Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Bupati bersama jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta petugas kebersihan menaiki becak listrik dan melintasi Jalan Veteran, Jalan Panglima Sudirman, hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto. Masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan di sepanjang rute.
Kirab tersebut menjadi simbol apresiasi kepada para petugas kebersihan sekaligus wujud syukur atas capaian Gresik di tingkat nasional. Kabupaten Gresik tercatat sebagai satu dari 35 daerah penerima penghargaan dari total 420 kabupaten/kota yang dinilai.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Sertifikat kota bersih tahun 2025 ini adalah hasil partisipasi masyarakat Kabupaten Gresik, khususnya para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga konsistensi pengelolaan sampah.
“Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Desa Randuboto dan Kelurahan Sukorame disebut sebagai wilayah percontohan pengelolaan sampah. Desa Randuboto menerapkan program satu rumah satu biopori menuju konsep zero waste, sedangkan Kelurahan Sukorame merupakan kelurahan Proklim terbaik tingkat nasional.
Selain itu, Pemkab Gresik akan memperluas pengelolaan sampah hingga ke lingkungan pondok pesantren. Sebagai bentuk dukungan, dirinya menyerahkan tiga unit motor sampah kepada Desa Randuboto, Kelurahan Sukorame, dan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum agar konsistensi pengelolaan sampah terus terjaga.
Pada momentum hari jadi daerah, Bupati berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
“Di momen HUT Pemkab ke-52 dan Hari Jadi Gresik ke-539 ini, kita meraih prestasi kategori kabupaten bersih 2025. Mudah-mudahan ke depan Gresik semakin ASRI (aman, sehat, resik, indah) sesuai program prioritas Presiden,” pungkasnya.(Rad)

0 Comments