Kominfo Gresik Dorong Pembentukan KIM, Perkuat Arus Informasi hingga Desa

Gresik, 15 April 2026 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gresik mendorong percepatan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai upaya memperkuat penyebaran informasi hingga tingkat desa.


Hal ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Kemitraan KIM yang digelar di Ruang Putri Cempo, Rabu (15/4), dengan menghadirkan narasumber dari DPRD Gresik, Abdullah Hamdi dan Nur Yahya Hanafi, serta perwakilan Provinsi Jawa Timur, Eko Setiawan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan desa dan komunitas se-Kabupaten Gresik.


Plt. Kepala Dinas Kominfo Gresik, Johar Gunawan, menegaskan bahwa KIM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat melalui informasi.


“Muara dari komunitas ini adalah pemberdayaan masyarakat lewat informasi yang berkembang di lingkungan sekitar. Harapannya, masyarakat semakin aktif dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi yang bermanfaat,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah desa dan kecamatan dalam mendorong terbentuknya KIM.


“Potensi masyarakat seperti karang taruna, Ansor, hingga Pemuda Muhammadiyah sangat besar. Jika disinergikan, maka penyebaran informasi akan semakin luas dan berdampak,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik, Zurron Arifin, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi.


“Kita perlu berjalan bersama, saling menguatkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.


Dari sisi legislatif, Abdullah Hamdi mengungkapkan bahwa masih terdapat tantangan dalam distribusi informasi di masyarakat.


“Kadang-kadang informasi belum sepenuhnya sampai ke masyarakat. Kami juga sering menerima curhatan warga terkait hal ini. Ini menjadi catatan bersama agar ke depan alur informasi bisa lebih baik dan merata,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus informasi saat ini.


“Sering kali kabar kurang baik lebih cepat menarik perhatian. Namun di situlah tanggung jawab kita, memastikan informasi yang disampaikan benar, jelas, dan dapat dipercaya,” tegasnya.


Saat ini, di Kabupaten Gresik telah terbentuk dua KIM aktif, yakni KIM Krikilan dan KIM Sumput yang telah tergabung dalam platform kim.id. Melalui kegiatan ini, diharapkan jumlah KIM akan terus bertambah, sekaligus meningkat dari sisi kualitas dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi.


Dengan jaringan KIM yang kuat, informasi diharapkan dapat tersampaikan secara merata, tidak simpang siur, serta mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan (Ysm)


Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik