Kukuhkan 75 Paskibraka, Bupati Gresik : Berikan yang Terbaik pada 17 Agustus
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Gresik yang akan bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kamis (13/08/2026).
Sebanyak 75 personel putra-putri terbaik yang merupakan perwakilan dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik. Pengukuhan ini menjadi penanda kesiapan para anggota Paskibraka untuk mengemban tugas penting dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
Dalam arahannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para Paskibraka bahwa tugas yang akan mereka emban bukan sekadar menjalankan prosesi upacara, tetapi juga menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kehidupan. Ia meminta seluruh anggota Paskibraka memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan yang terbaik dan menjadikannya sebagai bagian dari proses meraih cita-cita.
“Tidak pernah ada hari yang sama. Hari ini berbeda dengan hari kemarin, dan hari esok berbeda dengan hari ini. Orang yang bijak dan cerdas akan menggunakan setiap hari yang dilaluinya untuk berbuat sesuatu yang terbaik. Karena itu, laksanakan tugas mulia ini pada tanggal 17 Agustus dengan sungguh-sungguh. Dengan doing the best, hari itu bukan hanya menjadi indah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kehidupan kalian menuju masa depan yang kalian cita-citakan,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa setiap anggota Paskibraka tentu memiliki cita-cita dan keinginan untuk menjadi manusia yang sukses, apa pun profesi, pekerjaan, maupun bentuk pengabdian yang kelak dipilih. Untuk mencapainya, diperlukan idealisme, kerja keras, kedisiplinan, serta pengorbanan.
“Perjuangan mencapai cita-cita adalah perjuangan yang memerlukan idealisme, kerja keras, dan pengorbanan. Letakkan apa yang kalian alami selama digembleng beberapa minggu ini sebagai bagian dari proses meraih cita-cita kalian. Tidak ada jalan yang lunak dan mudah untuk mencapai cita-cita yang besar,” tegasnya.
Menurut Bupati, berbagai proses latihan, pembinaan, dan ujian yang telah dijalani para Paskibraka merupakan pengalaman berharga yang belum tentu mereka dapatkan di kesempatan lain. Karena itu, seluruh pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter dan mental para generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Pengalaman yang amat berharga ini, kemungkinan kalian belum pernah mengalami sebelumnya. Itu juga bagian dari upaya kalian untuk menggapai cita-cita yang luhur dan mulia,” imbuhnya.
Selain menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras, Bupati Gresik juga memberikan perhatian khusus terhadap keberagaman para anggota Paskibraka. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, dengan latar belakang agama, suku, daerah, dan sekolah yang beragam.
Menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan ketika seluruh anggota mampu bersatu, kompak, setia, saling menghormati, dan saling menghargai. Kebersamaan para Paskibraka dinilai menjadi gambaran kecil tentang bagaimana kemajemukan bangsa Indonesia dapat dirawat melalui toleransi dan persaudaraan.
“Kalian semua datang dari beragam segi agama, suku, daerah, dan identitas sekolah yang melekat kepada kalian. Dengan kemajemukan dan perbedaan ini, kalian mampu bersatu, kompak, setia, saling menghormati, dan saling menghargai. Ini contoh betapa indahnya kebersamaan hadir di seluruh wilayah Kabupaten Gresik yang kita cintai,” kata Bupati.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti selama proses persiapan menuju pelaksanaan upacara 17 Agustus. Pengalaman bersatu dan bekerja bersama dalam menjalankan tugas harus menjadi tuntunan sekaligus keyakinan hidup para Paskibraka dalam menghadapi masa depan.
“Sejak dini anak-anak kita harus dikenalkan bahwa bangsanya adalah bangsa yang majemuk. Mereka harus bisa hidup secara damai dalam kemajemukan itu, saling menghormati, menyayangi, memiliki jiwa toleransi, dan rukun dengan yang lain. Kalian telah menjadi contoh dan bisa memberi contoh,” tuturnya.
Bupati juga berpesan agar kelak ketika para Paskibraka mendapatkan kesempatan untuk memimpin atau menjadi tokoh yang memiliki peran penting di tengah masyarakat, mereka tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan kemanusiaan.
“Ketika kalian mendapatkan peluang dan kesempatan untuk memimpin, atau menjadi tokoh-tokoh yang memiliki peran penting, ingat apa yang saya sampaikan hari ini. Rajutlah kasih sayang, persaudaraan, persahabatan, dan kerukunan di antara sesama warga bangsa, bangsa Indonesia yang sama-sama kita cintai,” pesannya.
Menutup arahannya, Bupati Gresik mendoakan agar seluruh anggota Paskibraka diberikan kekuatan dan keberhasilan dalam mengemban tugas pada 17 Agustus 2026. Ia juga berharap pengalaman tersebut menjadi bekal dalam perjalanan panjang mereka menempuh pendidikan, kehidupan, dan karier untuk kelak menjadi pemimpin serta putra-putri terbaik bangsa.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridai, memberikan kekuatan, dan keberhasilan kepada kalian untuk mengemban tugas. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan bimbingan, petunjuk, perlindungan, dan kemudahan bagi perjuangan panjang kalian menempuh perjalanan hidup dan karier untuk menjadi putra-putri bangsa yang berhasil di masa mendatang,” pungkasnya.

0 Comments