Mahasiswa KKN-PPM UGM Gandeng Warga Tanjungori Jaga Kebersihan Pantai Labuhan Lewat Program PARESIK
GRESIK (26/7/2026) – Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Bentangan Bawean 2026 bersama masyarakat Desa Tanjungori melaksanakan Program PARESIK (Pantai Resik) sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir di Pantai Labuhan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Program ini dilaksanakan dalam tiga kali kegiatan yang berlangsung pada 12, 19, dan 26 Juli 2026 dengan melibatkan 15 mahasiswa KKN-PPM UGM dan sekitar 30 warga. Selama rangkaian kegiatan, peserta bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Labuhan dengan mengumpulkan, memilah, dan mengangkut sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Dari tiga kali pelaksanaan tersebut, berhasil terkumpul sekitar 60 trash bag sampah yang didominasi oleh sampah anorganik, seperti botol dan gelas plastik sekali pakai, kemasan makanan, serta berbagai jenis sampah rumah tangga yang terbawa ke kawasan pesisir.
Program PARESIK tidak hanya berfokus pada aksi bersih pantai, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Melalui diskusi ringan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengajak warga untuk bersama-sama membangun kebiasaan menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari upaya melestarikan ekosistem pesisir sekaligus mendukung potensi wisata Pantai Labuhan. Koordinator Program PARESIK, Indrastata Fikri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pesisir yang lebih bersih dan nyaman. "Melalui Program PARESIK, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal tumbuhnya kebiasaan baik untuk terus menjaga kebersihan Pantai Labuhan secara berkelanjutan," ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai dan bekerja sama dengan mahasiswa membersihkan kawasan pesisir. Salah seorang warga Desa Tanjungori mengapresiasi pelaksanaan Program PARESIK yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. "Kami sangat senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan ini. Selain pantai menjadi lebih bersih, kami juga semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang ikut peduli terhadap kebersihan pantai," tuturnya.
Melalui Program PARESIK, Tim KKN-PPM UGM Bentangan Bawean 2026 berharap semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus berlanjut di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga, Pantai Labuhan diharapkan tetap terjaga kebersihannya sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan pesisir di Pulau Bawean.

0 Comments