Delapan Dusun Bersatu di Pantai Labuhan, VORI Jadi Ajang Sportivitas dan Silaturahmi Warga Tanjungori

GRESIK (01/08/2026) – Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Bentangan Bawean 2026 sukses menyelenggarakan VORI (Voli Tanjungori), sebuah turnamen voli pantai yang mempertemukan perwakilan dari delapan dusun di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 1 Agustus 2026 dan ditutup dengan babak final pada 2 Agustus 2026, menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.

Program VORI merupakan salah satu inisiatif mahasiswa KKN-PPM UGM Bentangan Bawean 2026 dalam menghadirkan ruang interaksi yang positif bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan Pantai Labuhan sebagai lokasi pertandingan, kegiatan ini tidak hanya menawarkan pengalaman bertanding di kawasan pesisir, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang publik desa sekaligus memperkenalkan potensi Pantai Labuhan sebagai destinasi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, sosial, dan wisata berbasis masyarakat.

Pertandingan dimulai pada pukul 15.30 WIB setelah salat Ashar. Sebanyak delapan tim, yang masing-masing mewakili satu dusun di Desa Tanjungori, bertanding menggunakan format 4 lawan 4 (4 vs 4). Babak penyisihan dilaksanakan pada 1 Agustus, sedangkan babak semifinal hingga final berlangsung pada 2 Agustus.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang turnamen berlangsung. Warga dari berbagai dusun memadati area Pantai Labuhan untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing. Sorak sorai penonton yang berpadu dengan semangat para pemain menciptakan suasana pertandingan yang meriah dan penuh keakraban. Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, VORI menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai dusun untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat semangat gotong royong.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Dusun Pajinggahan berhasil meraih Juara I, disusul Dusun Langgatan sebagai Juara II. Sementara itu, posisi Juara III diraih bersama oleh Dusun Timur Sungai dan Dusun Labuhan. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat para peserta, panitia turut menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para tim pemenang pada penutupan turnamen.

Ketua Pelaksana Program VORI, Jonathan Kefas, mengatakan bahwa turnamen ini dirancang sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat melalui olahraga.

"VORI kami hadirkan bukan hanya sebagai turnamen voli pantai, tetapi sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat dari delapan dusun dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan sportivitas, sekaligus menjadi awal dari lahirnya kegiatan-kegiatan positif yang terus melibatkan masyarakat Desa Tanjungori," ujar Jonathan.

Sekretaris Desa Tanjungori, Hairuddin, mengapresiasi pelaksanaan Program VORI yang dinilai mampu menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di desa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah menginisiasi kegiatan ini. VORI bukan hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat dari delapan dusun di Desa Tanjungori. Antusiasme warga selama dua hari pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat diminati. Kami berharap semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah terbangun dapat terus terjaga, bahkan VORI dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat," ungkap Hairuddin.

Melalui Program VORI, Tim KKN-PPM UGM Bentangan Bawean 2026 berharap olahraga dapat menjadi media yang memperkuat solidaritas masyarakat, membangun semangat gotong royong, serta menciptakan ruang interaksi yang positif bagi seluruh warga. Di sisi lain, pemanfaatan Pantai Labuhan sebagai lokasi turnamen diharapkan mampu memperkenalkan potensi kawasan pesisir sebagai ruang publik yang produktif dan mendukung berbagai kegiatan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun selama turnamen, VORI diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan yang terus berkembang dan menjadi bagian dari identitas Desa Tanjungori di masa mendatang. (Lathieffa Rizqyanova Ramadhani/Tim KKN)