Jelang Karantina Raka Raki Jawa Timur 2026, Wabup Alif Beri Motivasi Finalis Asal Gresik
Gresik, 4 Agustus 2026 – Menjelang dimulainya karantina Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan dukungan kepada finalis asal Kabupaten Gresik yang akan berlaga pada ajang tingkat provinsi tersebut.
Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat menerima audiensi finalis bersama Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik serta Paguyuban Cak Yuk Gresik di Kantor Bupati Gresik, Selasa (4/8).
Tahun ini, Kabupaten Gresik mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur ke-28. Menurut Wabup Alif, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar karena Gresik tidak hanya menjadi penyelenggara, tetapi juga mengirimkan wakil terbaik untuk berkompetisi.
"Terima kasih kepada Pak Kadis beserta Paguyuban Cak Yuk Gresik. Tahun ini kita memiliki dua tanggung jawab sekaligus, yakni sebagai tuan rumah dan sebagai peserta. Tentunya Pemerintah Kabupaten Gresik mendukung penuh agar keduanya dapat berjalan dengan sukses," ujar Wabup.
Sebagai tuan rumah, Wabup meminta seluruh pihak memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dan tamu dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Seluruh kebutuhan penyelenggaraan diharapkan dapat difasilitasi dengan baik sehingga mampu memberikan kesan positif bagi seluruh tamu yang hadir.
"Mari kita bersama-sama membersamai penyelenggaraan ini dan terus melakukan perbaikan agar Gresik mampu menjadi tuan rumah yang baik," katanya.
Kepada Cak Arsya Fahriza dan Yuk Nadia Tiara Faradilla yang akan mewakili Kabupaten Gresik, Wabup Alif berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian karantina dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri.
"Saya mendoakan semoga Cak Arsya dan Yuk Nadia dapat memberikan hasil terbaik, membawa pulang prestasi, serta mengharumkan nama Kabupaten Gresik. Semangat dan terima kasih atas perjuangan kalian membawa nama daerah," tuturnya.
Wabup juga mengingatkan agar para finalis membekali diri dengan wawasan mengenai potensi Kabupaten Gresik, baik sektor pariwisata, industri, sejarah, budaya, maupun berbagai program dan inovasi pembangunan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Gresik.
"Kalau membutuhkan data, silakan dipelajari dan dikoordinasikan. Potensi wisata, industri, dan berbagai inovasi daerah harus benar-benar dipahami karena itu menjadi kekuatan saat memperkenalkan Kabupaten Gresik," ujarnya.
Selain pengetahuan dan kemampuan komunikasi, Wabup Alif menilai karakter menjadi faktor penting dalam ajang duta wisata.
"Cara berjalan, kecerdasan, dan wawasan kalian sudah bagus. Namun yang paling penting adalah hati. Jagalah sikap dan nama baik Kabupaten Gresik sebagai Kota Santri," pesannya.
Ia berharap audiensi tersebut menjadi awal komunikasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dengan para duta wisata sehingga ke depan berbagai gagasan dan potensi daerah dapat terus didiskusikan bersama.
Sementara itu, Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali, mengatakan bahwa para finalis akan mulai mengikuti karantina pada Rabu (5/8) di Aston Gresik Hotel & Conference Center.
"Setelah audiensi ini kami berharap Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dapat memberikan arahan dan motivasi kepada para finalis. Kami akan terus mendampingi mereka selama proses karantina bersama Paguyuban Cak Yuk Gresik," ujarnya.
Menurut Ghozali, ditunjuknya Kabupaten Gresik sebagai tuan rumah menunjukkan kepercayaan bahwa Gresik memiliki kapasitas dalam menyelenggarakan ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut.
Semangat yg sama oleh tim Paguyuban CakYuk Gresik, Rendy, menambahkan, penyelenggaraan Raka Raki Jawa Timur juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi umkm.
"Kegiatan ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari banyak sektor seperti; pelaku usaha rias pengantin, desainer, hingga berbagai pelaku ekonomi kreatif lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan," jelasnya.
Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 merupakan penyelenggaraan ke-28 yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Gresik. Rangkaian kegiatan diawali dengan karantina pada 5–6 Agustus 2026 di Aston Gresik Hotel & Conference Center, dilanjutkan tahap preliminary yang terbuka untuk umum di Atrium Gressmall pada 6 Agustus 2026, dan mencapai puncaknya pada Grand Final yang digelar pada 7 Agustus 2026 di Aston Gresik Hotel & Conference Center.
Ajang tersebut akan diikuti oleh 36 pasangan finalis dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Dua daerah, yakni Kabupaten Madiun dan Kabupaten Pacitan, tidak mengirimkan perwakilannya pada penyelenggaraan tahun ini.
Kabupaten Gresik diwakili oleh Cak Arsya Fahriza, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura sekaligus Juara 1 Cak Gresik 2025, serta Yuk Nadia Tiara Faradilla, lulusan SMAN 1 Cerme yang merupakan Juara Yuk Gresik 2025. Keduanya akan membawa berbagai potensi unggulan Kabupaten Gresik dalam ajang tersebut melalui materi yang telah dipersiapkan selama proses pembinaan.
Selain menjadi wadah pengembangan generasi muda di bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif, penyelenggaraan Raka Raki Jawa Timur di Kabupaten Gresik juga diharapkan semakin memperkuat promosi daerah serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan peserta, tamu, dan pendukung dari berbagai wilayah di Jawa Timur. (Azz)

0 Comments