Sinau Bareng Kembali Digelar, Wabup Alif Dorong Peningkatan Hard Skill dan Soft Skill Siswa untuk Wujudkan Gresik Sejahtera
Gresik, 14 Oktober 2026 – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengunjungi SMP YPI Darussalam dan UPT SMP Negeri 5 Gresik dalam rangkaian program Sinau Bareng, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gresik, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Gresik, dan Radar Gresik untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya literasi dan numerasi siswa.
Kedatangan Wabup Alif disambut penampilan tari Pudak Kukusan oleh para siswa. Selain menyapa siswa dan tenaga pendidik, Wabup juga mengikuti kegiatan belajar bersama serta berdiskusi langsung dengan siswa di dalam kelas.
Dalam sambutannya, Wabup Alif menekankan pentingnya pengembangan kemampuan akademik dan karakter siswa secara seimbang. Menurutnya, peningkatan hard skill dan soft skill perlu berjalan beriringan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan dan kesehatan menjadi dua dasar penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik. Karena itu, pelayanan pendidikan harus terus diperbaiki, begitu juga pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pendidikan. Para guru diharapkan mampu menjaga wibawa dan keteladanan, sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai ketentuan. Baik guru maupun siswa perlu menghindari praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur.
Wabup Alif turut mendorong satuan pendidikan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan terus memperbarui pengetahuan. Ia menyatakan Pemkab Gresik mendukung program Sinau Bareng sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, menjelaskan bahwa Sinau Bareng merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Pendidikan, MKKS SMP Negeri dan Swasta, serta Radar Gresik.
Program tersebut menjadi salah satu upaya mempersiapkan siswa menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada 2027. Melalui latihan soal yang berkaitan dengan literasi dan numerasi, siswa diharapkan semakin terbiasa memahami bacaan, mengolah informasi, serta menyelesaikan persoalan secara tepat.
“Ini merupakan bagian dari program rutin tahunan untuk meningkatkan kualitas peserta didik, terutama dalam literasi dan numerasi. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya persiapan TKA tahun 2027,” jelas Hariyanto.
Pimpinan Radar Gresik, Siti Umi Hany, menyampaikan bahwa program Sinau Bareng Bupati dan Wakil Bupati telah berlangsung selama lebih dari lima tahun yang diikuti oleh 3.500 siswa SMP negeri maupun swasta setara MTS se-Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk MKKS, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Kementerian Agama Kabupaten Gresik.
Menurutnya, penguatan literasi tetap penting di tengah perkembangan teknologi digital. Siswa perlu didorong untuk tidak hanya memanfaatkan perangkat digital, tetapi juga membiasakan diri membaca koran, buku, dan sumber bacaan lainnya.
Materi yang disiapkan dalam program ini turut diarahkan untuk mendukung persiapan TKA 2027. Dengan demikian, kegiatan Sinau Bareng diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperluas wawasan.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan perwakilan Ruang Guru, Agus. Ia menilai kegiatan tersebut perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Menurut Agus, peningkatan kemampuan tersebut diharapkan memberikan bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai harapan siswa, sekolah, dan orang tua.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, media, dan mitra pendidikan, program Sinau Bareng diharapkan terus menjadi ruang belajar bersama yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.
Upaya ini sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat Gresik yang semakin sejahtera melalui penguatan sektor pendidikan.

0 Comments