Upaya Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Gresik Serahkan Bantuan Alsintan dan Irigasi kepada Kelompok Tani

Gresik, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat sektor pertanian sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan daerah. Salah satunya melalui penyerahan simbolis alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan kepada kelompok tani oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat pagi (17/7).


Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Gresik dalam mendorong modernisasi pertanian sekaligus menjadi langkah mitigasi terhadap potensi kekeringan saat musim kemarau. Bantuan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani serta menjamin ketersediaan air untuk lahan pertanian.


Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta seluruh penerima bantuan memanfaatkan dan merawat fasilitas yang diberikan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kelompok tani. 


"Dalam rangka pembagian alsintan ini, saya mohon bantuan yang diberikan dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Semangat Dinas Pertanian juga harus terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi. Sinergi dengan Dinas PU dan kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.


Bupati menegaskan, Pemkab Gresik berkomitmen mendorong transformasi sektor pertanian melalui pendekatan modernisasi. Menurutnya, penggunaan alsintan modern dapat mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen, menekan biaya produksi, serta meningkatkan kualitas hasil pertanian.


Ia menjelaskan, bantuan irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bagi lahan pertanian sehingga produktivitas panen dapat terus meningkat, terutama saat musim kemarau.


"Bantuan ini harus menjadi aset produktif yang dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Saya juga mengajak kepala desa, penyuluh pertanian, petugas teknis, dan seluruh pihak terkait untuk terus melakukan pendampingan agar bantuan ini benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama dan harus diwujudkan melalui sinergi seluruh elemen," tegas Bupati.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri atas perangkat daerah, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan).


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan berupa dua unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, satu unit pompa air, bantuan irigasi perpompaan kepada 27 Poktan/Gapoktan, serta bantuan irigasi perpipaan kepada tiga Poktan/Gapoktan.


Menurut Eko, khusus bantuan irigasi, anggaran disalurkan langsung ke rekening kelompok tani untuk pembangunan jaringan irigasi sesuai petunjuk teknis. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai paling lambat akhir September agar dapat dimanfaatkan saat musim kemarau sebagai bagian dari upaya mitigasi kekeringan.


"Program ini juga memiliki target peningkatan indeks pertanaman. Dengan total 30 unit bantuan irigasi, kami menargetkan tambahan luas tanam sedikitnya 300 hektare sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Gresik," jelasnya.


Salah satu penerima bantuan, Miskan dari Kelompok Tani Desa Kedungrukem, menyampaikan apresiasi atas bantuan pompa air yang diterima.


"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan pompa air untuk irigasi lahan pertanian di desa kami. Harapannya ke depan kelompok tani juga dapat memperoleh bantuan alat pertanian lainnya yang masih dibutuhkan," ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Gresik dr. Hj. Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Fadli Subur, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ir. Ahmad Washil Miftahul Rachman, kepala perangkat daerah, para camat, kepala desa, penyuluh pertanian, petugas teknis, serta perwakilan kelompok tani dan gabungan kelompok tani penerima bantuan. (azz)